NADIKABAR.COM — Kementerian Agama (Kemenag) meningkatkan dukungan kesejahteraan dosen Ma’had Aly melalui alokasi bantuan insentif sebesar Rp5,576 miliar pada Tahun Anggaran 2026 yang diperuntukkan bagi 697 dosen non-ASN penerima bantuan.

Alokasi anggaran tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, Kementerian Agama mengalokasikan sekitar Rp1,67 miliar untuk 670 dosen Ma’had Aly.

“Insentif bagi 697 dosen Ma’had Aly ini merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk memastikan bahwa pengabdian mereka mendapat perhatian yang layak,” ujar Direktur Jenderal Pesantren Kemenag Basnang Said dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat.

Menurutnya, peningkatan dukungan menjadi perhatian dalam kebijakan insentif dosen Ma’had Aly. Perbandingan nilai insentif Rp250 ribu menjadi Rp1 juta per orang menunjukkan peningkatan empat kali lipat, atau kenaikan sebesar 300 persen, apabila dihitung dalam periode pemberian yang sama.