Kebijakan tersebut, kata Basnang, menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus meningkatkan mutu pendidikan tinggi pesantren.
“Penguatan pesantren tidak cukup hanya dengan membangun kelembagaan dan memperluas akses pendidikan. Kita juga harus memberikan perhatian kepada para pendidik yang selama ini menjaga keberlangsungan tradisi keilmuan pesantren,” katanya.
Basnang menjelaskan Ma’had Aly memiliki posisi strategis dalam ekosistem pendidikan nasional, khususnya dalam menyiapkan kader ulama yang memiliki kedalaman ilmu, kematangan berpikir, dan kemampuan merespons persoalan masyarakat.
Penetapan 697 penerima bantuan dilakukan setelah melalui proses verifikasi dan validasi terhadap usulan calon penerima sesuai dengan ketentuan yang berlaku.