Program ini juga terbuka untuk seluruh talenta seni budaya Indonesia, dari bibit, potensial, hingga unggul untuk menapaki skema trajektori yang mendukung langkah berkarya di panggung nasional dan juga internasional.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Ahmad Mahendra, Rabu (5/8) mengatakan Manajemen Talenta Nasional (MTN) bidang seni budaya diposisikan sebagai akses para pelaku budaya untuk meningkatkan kapasitas serta ruang eksistensi untuk mencapai pasar yang lebih luas di kancah nasional maupun internasional.
"MTN ini menjadi sekolah bagi para pelaku budaya. Selama ini, pendidikan seringkali hanya dilihat dari jenjang formal, namun, kita jarang memikirkan bagaimana menyekolahkan para praktisi budaya agar mereka bisa eksis dan memiliki kemampuan yang terukur," ujar Mahendra.