Prosesi ini menempuh rute dari Museum Keris Indonesia menuju Danau Archipelago, kemudian kembali ke Museum Keris Indonesia sebagai titik akhir. Kirab Pusaka ini menjadi rangkaian tradisi yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Nusantara.

Kirab Pusaka menghadirkan sembilan pusaka bersejarah, di antaranya Keris Ki Aliawang dari Kesultanan Banjarmasin, Keris Jaka Piturun dari Kesultanan Bangkalan, Piso Gaja Dompak milik Sisingamangaraja XII, Keris Riau-Lingga, Keris Singapraga dari Kerajaan Badung, Keris Kesultanan Gowa, Keris Merak Manyura dari Kesultanan Palembang, Tombak Kiai Rondhan yang dikaitkan dengan Pangeran Diponegoro, serta Keris Kesultanan Banten.

Melalui pengenalan pusaka kepada masyarakat, kegiatan ini turut memperluas apresiasi terhadap kekayaan sejarah dan budaya Nusantara. Setelah Kirab Pusaka berakhir, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Ruwatan Bumi.