NADIKABAR.COM — Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat nilai transaksi pasar fisik emas digital secara nasional mencapai Rp299,5 triliun pada periode Januari hingga Agustus 2026, atau melonjak 641,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menteri Perdagangan Budi Santoso saat membuka Bulan Literasi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) di Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa lonjakan angka tersebut menunjukkan ekosistem perdagangan komoditas terus berkembang dan memiliki ruang besar untuk menopang pertumbuhan ekonomi digital.
Pada periode yang sama, Mendag menyebutkan volume transaksi PBK mencapai 10,35 juta lot atau tumbuh 9,4 persen secara tahunan (year-on-year) dari sebelumnya 9,46 juta lot, dengan total nasabah aktif mencapai 183 ribu per Agustus 2026.
Budi menegaskan pesatnya penetrasi ekonomi digital harus diimbangi dengan peningkatan literasi agar masyarakat tidak hanya menjadi digital traders, melainkan smart traders.