NADIKABAR.COM — Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggandeng BINUS University dalam program Campuspreneur untuk mengembangkan wirausaha muda berorientasi ekspor. Program ini menjadi bagian dari upaya Kemendag memperluas pembinaan kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan sinergi pemerintah dengan perguruan tinggi diperlukan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus.

"Bergabungnya BINUS University hari ini menandakan Kemendag telah menjalin sinergi dengan 25 kampus untuk mengembangkan ekosistem wirausaha di perguruan tinggi. Kami harap, BINUS University menjadi contoh terbentuknya calon pengusaha dari kampus," ujar Budi, dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/09/2026).

Sinergi Kemendag dan BINUS University tersebut juga dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) implementasi Tridarma Perguruan Tinggi di bidang perdagangan. MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor BINUS University Nelly dan Sekretaris Jenderal Kemendag Isy Karim serta disaksikan Mendag Budi Santoso.

Rangkaian kegiatan tersebut juga diikuti enam penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara UMKM binaan BINUS University dan ritel modern. Lima UMKM menandatangani LoI dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), sedangkan satu UMKM menandatangani LoI dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).

Rektor BINUS University Nelly menegaskan pelaku usaha tidak hanya perlu memiliki produk yang baik, tetapi juga memahami pasar, memiliki strategi dan jejaring, serta mampu menangkap peluang.