Indonesia Perluas Peluang Ekspor ke Pasar China

Roro menuturkan Indonesia memiliki jajaran produk unggulan berdaya saing tinggi yang siap memenuhi kebutuhan pasar China. Produk-produk tersebut meliputi sektor pertanian dan pangan olahan, kopi, kakao, rempah-rempah, hasil perikanan, hingga produk manufaktur dan komoditas bernilai tambah lainnya.

Selain perdagangan komoditas, Indonesia juga mendorong pengembangan kemitraan yang lebih luas dan strategis. Langkah ini mencakup penguatan rantai pasok, kerja sama industri, transfer pengetahuan, peningkatan kapasitas produksi, serta pengembangan produk yang disesuaikan dengan tren dan kebutuhan konsumen di China.

"Bagi Indonesia, hubungan perdagangan tidak semata diukur dari besarnya nilai transaksi, tetapi bagaimana hubungan tersebut menciptakan peluang usaha, memperluas pasar, meningkatkan nilai tambah produk, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara," tegas Roro.

Pada penyelenggaraan ke-41 ini, TEI mengusung tema 'The Ultimate Hub for Global Sourcing'. Tema tersebut mencerminkan komitmen Indonesia untuk memposisikan diri sebagai pusat pengadaan produk internasional yang berkualitas, kompetitif, dan dapat diandalkan.

Roro menjelaskan TEI dirancang bukan sekadar menjadi pameran produk biasa, melainkan platform strategis untuk mempertemukan penawaran dan permintaan, membuka akses pasar, serta merealisasikan kesepakatan bisnis yang konkret.