Di sisi lain, Deputi Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono mengatakan harga minyak goreng secara umum mengalami kenaikan tipis sebesar 0,01 persen pada pekan keempat Oktober 2026. Namun, jika dibandingkan dengan Desember 2025, harga minyak goreng meningkat 3,39 persen.

Kenaikan harga minyak goreng juga tercatat di 80 kabupaten/kota atau sekitar 22 persen dari wilayah yang dipantau.

Khusus Minyakita, Ateng menyebut perkembangannya relatif stabil dan justru mengalami penurunan tipis sebesar 0,04 persen. Namun, komoditas minyak goreng curah dan premium perlu mendapat perhatian dalam pemantauan perkembangan harga.