Kemendag mendorong BUMN Pangan, khususnya Perum Bulog dan ID FOOD, untuk terus mendistribusikan Minyakita ke pasar rakyat secara kontinu, terutama di wilayah Indonesia Timur yang harga Minyakita masih berada di atas HET.

Bambang menyebut penguasaan stok Minyakita oleh BUMN pangan saat ini mencapai 523.577 ton atau sekitar 48,55 persen. Dari jumlah tersebut, Bulog menguasai sekitar 370.854 ton atau 34,38 persen, sedangkan ID FOOD menguasai 152.723 ton.

Kemendag juga mencatat persentase distribusi Minyakita Bulog ke pasar telah mencapai 82,26 persen. Pemerintah meminta Bulog yang memiliki stok lebih besar untuk terus memobilisasi dan menyalurkan Minyakita ke daerah-daerah di Indonesia timur yang harganya masih di atas HET.