Bernhard menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberlanjutan pengelolaan sampah, karena perubahan perilaku dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti memilah limbah, mengolah sisa dapur, dan mengumpulkan plastik yang masih memiliki nilai ekonomi.
"Yang menarik, masyarakat tidak hanya diajak menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dilibatkan untuk membangun kepedulian dan membantu sesama. Inovasi seperti inilah yang perlu direplikasi oleh desa dan kelurahan lainnya," kata Bernhard.
Melalui tiga inovasi tersebut, Kelurahan Guntung Paikat memperlihatkan pengelolaan sampah dapat dilakukan dari tingkat rumah tangga dengan menggabungkan pengurangan limbah organik, pemanfaatan kembali sampah, serta penguatan solidaritas sosial untuk menciptakan lingkungan bersih dan masyarakat yang lebih peduli.