"Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kepala daerah terpilih maupun Pj. (penjabat) kepala daerah pada masa mendatang dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah," kata Fajri.
Studi ini disusun oleh Kemendagri dan didukung oleh SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar), Program Kemitraan Australia-Indonesia. Counsellor Governance and Human Development Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (Department of Foreign Affairs and Trade/DFAT) Joanna O'Shea menyampaikan, SKALA mendukung penguatan tata kelola pemerintahan daerah, pemanfaatan data, dan penyediaan layanan dasar yang inklusif. Buku "Menjaga Roda Pemerintahan di Masa Transisi" menjadi salah satu hasil kerja sama tersebut.
Ia berharap pengalaman dan pembelajaran dari 12 penjabat kepala daerah dapat diakses dan dimanfaatkan sebagai referensi untuk menjaga kesinambungan pemerintahan dan layanan dasar selama masa transisi kepemimpinan.
"Pergantian kepemimpinan merupakan bagian yang penting dalam demokrasi. Namun pelayanan kepada masyarakat tetap harus berlanjut," ujarnya.
Adapun buku ini disusun melalui wawancara dengan para penjabat kepala daerah, pengumpulan dokumen, dan penelusuran informasi dari pemerintah daerah (Pemda) tempat mereka bertugas. Wawancara tersebut dikemas menjadi 12 episode video siniar (podcast) untuk mendokumentasikan pengalaman para penjabat secara langsung. Proses ini menghasilkan dua produk pembelajaran, yaitu buku yang merangkum pengalaman dan praktik kepemimpinan serta 12 video siniar yang dapat diakses sebagai bahan pembelajaran.