Hasil pembelajaran itu, kata dia, direncanakan disusun dalam buku Kuantum Desa yang diterbitkan secara berseri serta panduan pendampingan, termasuk regulasi agar dapat digunakan sebagai acuan dalam pengembangan desa.
Rosyid menambahkan pendamping desa diharapkan berperan dalam program tersebut karena mereka memiliki peran sebagai penghubung berbagai program pemerintah agar intervensi pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia berharap desa-desa yang telah mandiri dapat menjadi pusat pembelajaran bagi wilayah sekitarnya, sehingga praktik pemberdayaan yang berhasil dapat diterapkan lebih luas.