Lebih lanjut, dia mengatakan pengembangan transportasi berbasis listrik di perdesaan perlu disesuaikan dengan karakteristik wilayah serta kebutuhan masyarakat setempat.

Ia mengungkapkan persoalan mengenai jauhnya jarak menuju fasilitas kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat di daerah tertinggal sehingga diperlukan penguatan transportasi perdesaan.

Samsul menyampaikan jarak rata-rata masyarakat di daerah tertinggal menuju puskesmas mencapai 24,7 kilometer. Angka tersebut, jauh dibandingkan dengan wilayah non-tertinggal yang rata-rata berjarak sekitar lima kilometer.