Ia juga berharap berbagai inovasi di bidang kebahasaan dan kesastraan dapat meningkatkan budaya literasi serta memperluas pelayanan kebahasaan kepada masyarakat.

Untuk itu, Hafidz mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda, menerapkan semangat Trigatra Bangun Bahasa, yakni mengutamakan Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.

Melalui semangat tersebut, pihaknya berharap generasi muda dapat meneruskan perjuangan para pendahulu bangsa dalam menjaga Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman.