Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang mencakup mahasiswa, guru, dan pemakalah dari sembilan negara, yaitu Aljazair, Australia, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Polandia, Tailan, dan Timor-Leste.

Ia berharap konferensi ini dapat memperkuat kolaborasi untuk mendukung masa depan kawasan tropis yang berkelanjutan.

Dukungan terhadap kolaborasi lintas negara juga disampaikan oleh Deputy Director for Programme and Development SEAMEO Secretariat John Arnold Sasi Siena yang menekankan strategi pelestarian, penelitian, dan tata kelola keanekaragaman hayati perlu melampaui batas geografis.

Ia juga berharap ICTB 2026 menghasilkan keluaran konkret, termasuk rekomendasi kebijakan, publikasi ilmiah, dan jaringan regional untuk memperkuat kolaborasi jangka panjang.