Instalasi listrik yang tidak stabil juga menjadi perhatian karena dapat mengganggu penggunaan perangkat elektronik, termasuk penggunaan Interactive Flat Panel (Papan Interaktif Digital).

Akses bangunan turut menentukan kesempatan murid mengikuti kegiatan sekolah.

Bagi peserta didik dengan hambatan motorik, jalur yang sulit dilalui dapat membatasi ruang gerak mereka.

Fasilitas yang aksesibel memungkinkan pengguna kursi roda mengikuti kegiatan di luar kelas dan berinteraksi dengan teman-temannya secara lebih mandiri.

Melalui perencanaan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah, revitalisasi diharapkan menghasilkan fasilitas yang dapat digunakan secara optimal.

Ruang terapi, jalur yang aksesibel, ruang keterampilan, hingga bangunan yang aman menjadi bagian penting dari layanan pendidikan yang dibutuhkan peserta didik SLB.