"Kalau ada sesuatu yang terjadi di area itu, kami sudah punya prosedur-prosedur standar untuk memundurkan jadwal sesuai dengan keperluan mereka. Jadi, jadwal pelaksanaannya mundur sampai jadwal susulan," ujarnya.
Ia menambahkan jadwal susulan juga dapat dimanfaatkan oleh murid yang berhalangan mengikuti TKA sesuai jadwal utama, misalnya karena sakit.
Apabila kondisi di wilayah terdampak bencana kembali berubah dan pelaksanaan tes belum memungkinkan, ia mengatakan Kemendikdasmen juga telah menyiapkan alternatif penjadwalan lainnya.
Melalui skema tersebut, Kemendikdasmen memastikan pelaksanaan TKA di wilayah terdampak karhutla dapat menyesuaikan kondisi lapangan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan para murid.