NADIKABAR.COM — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan skema khusus terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang pendidikan SMA bagi murid di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna memastikan tes berlangsung dengan aman.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengatakan pihaknya telah menyiapkan penjadwalan tersendiri bagi daerah yang kondisi karhutlanya belum memungkinkan murid mengikuti tes secara aman.
"Karena keamanan dan keselamatan serta kesehatan murid adalah yang utama. Sudah kami jadwalkan nanti pelaksanaannya diselenggarakan secara tersendiri," kata Mendikdasmen Mu'ti setelah meninjau pelaksanaan TKA gelombang pertama hari pertama di SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Senin.
Ia menjelaskan Provinsi Kalimantan Tengah menjadi salah satu daerah yang mengajukan penjadwalan khusus untuk seluruh satuan pendidikan melalui surat resmi kepada Kemendikdasmen.
Mu'ti mengatakan permohonan tersebut didasarkan pada kondisi karhutla yang belum memungkinkan murid belajar dan mengerjakan tes dengan aman.
Sementara itu, Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin menjelaskan pihaknya telah menetapkan SOP untuk pelaksanaan TKA di wilayah terdampak bencana, termasuk karhutla.
Menurut dia, penyesuaian jadwal dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi setiap wilayah.
Daerah yang masih memungkinkan menyelenggarakan tes dapat mengikuti TKA pada gelombang pertama atau kedua.
Namun demikian, apabila kondisi di lapangan tidak memungkinkan pelaksanaan tes, jadwal pelaksanaan dapat digeser hingga periode susulan.
"Kalau ada sesuatu yang terjadi di area itu, kami sudah punya prosedur-prosedur standar untuk memundurkan jadwal sesuai dengan keperluan mereka. Jadi, jadwal pelaksanaannya mundur sampai jadwal susulan," ujarnya.
Ia menambahkan jadwal susulan juga dapat dimanfaatkan oleh murid yang berhalangan mengikuti TKA sesuai jadwal utama, misalnya karena sakit.
Apabila kondisi di wilayah terdampak bencana kembali berubah dan pelaksanaan tes belum memungkinkan, ia mengatakan Kemendikdasmen juga telah menyiapkan alternatif penjadwalan lainnya.
Melalui skema tersebut, Kemendikdasmen memastikan pelaksanaan TKA di wilayah terdampak karhutla dapat menyesuaikan kondisi lapangan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan para murid.