NADIKABAR.COM — Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menegaskan pentingnya Program Keluarga Berencana (KB) berjalan beriringan dengan pembangunan pendidikan untuk investasi sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
"Kalau KB berjalan beriringan dengan pendidikan, mungkin kita sudah sejahtera. Kalau di kota-kota besar, kesadaran ber-KB mungkin memang sudah tinggi, tetapi di daerah-daerah lain, termasuk yang terpencil, ini belum merata, salah satunya karena kesenjangan tingkat pendidikan, padahal, program KB ini bisa menjadi investasi pembangunan SDM, bukan sekadar pengendalian kelahiran," kata Deputi Bidang Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Kemendukbangga/BKKBN Wahidin di Jakarta pada Rabu.
Ia mengemukakan, berdasarkan hasil dari berbagai riset, investasi KB dinilai efektif secara anggaran atau cost-effective karena memberikan manfaat multidimensi, mulai dari kesehatan ibu dan anak, pendidikan, partisipasi kerja perempuan, produktivitas, hingga penguatan bonus demografi.