βProgram ini bertujuan untuk mendukung percepatan pemulihan dan rehabilitasi usaha pelaku ekonomi kreatif pascabencana alam. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta mendorong partisipasi aktif para pemangku kepentingan dalam rekonstruksi ekonomi daerah,β ujarnya.
Dari sisi pelaku usaha, pembekalan tersebut dinilai memberikan pengetahuan baru untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pasar.
Salah seorang peserta, Evi, mengatakan pemanfaatan AI yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut dapat membantu pelaku usaha mengembangkan desain dan gagasan baru untuk produk.
βDengan adanya Ekraf Peduli ini sangat memotivasi saya sebagai pelaku usaha kreatif untuk meningkatkan mutu produksi dan menjangkau pasar yang lebih luas. Di sini kami juga belajar memanfaatkan AI yang sangat memudahkan dalam mendesain ide-ide baru untuk produk,β ujarnya.
Sementara itu, Prof. Henmaidi mengatakan penguatan manajemen usaha diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah produk kriya, kuliner, dan produk kreatif lainnya.
βMateri peningkatan manajemen usaha ini berfokus pada pemberian nilai tambah bagi subsektor kriya, kuliner, serta produk kreatif lainnya. Program seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas para pelaku ekraf sehingga berdampak langsung pada peningkatan penjualan dan pendapatan produk mereka,β katanya.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman Anton Wira Tanjung berharap pemanfaatan ruang kreatif dapat berlanjut setelah program berakhir sehingga menjadi wadah produktif bagi masyarakat dan turut menghidupkan aktivitas ekonomi kreatif di daerah.