NADIKABAR.COM — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan, dan Investasi menggelar program Literasi Bisnis bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf) terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan penguatan kapasitas ini memastikan pemulihan ekonomi tidak berhenti pada reaktivasi usaha, tetapi mendorong pembentukan unit usaha yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan sebagai pilar utama penguatan ekonomi daerah.

"Pelaku ekonomi kreatif harus menjadi bagian dari proses pemulihan. Kami ingin mereka tidak hanya kembali menjalankan usaha, tetapi juga memiliki kapasitas yang lebih kuat untuk tumbuh dan bertahan,” ujar Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.

Inisiatif ini dirancang untuk membekali para pelaku ekraf dengan manajemen usaha dan keuangan, akses perbankan, serta pemahaman atas risiko finansial sebagai persiapan dasar pelaku usaha sebelum memasuki tahapan pendampingan lanjut dan integrasi pembiayaan.