Dalam kesempatan ini, Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan, dan Investasi, Anggara Hayun Anujuprana memberikan materi pengantar manajemen bisnis.
Hadir pula perwakilan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., Manager Retail Deposit Product & Solution Ahlan Azman Iskariman dan Micro Banking Cluster Manager Marwan Efendi Nasution, yang memaparkan skema dukungan perbankan. Sementara itu, Asisten Manajer Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara, Latifa Putri Radiansyah, memberikan edukasi pencegahan investasi ilegal, pinjaman online ilegal, judi online, serta pemanfaatan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
"Pemulihan usaha bukan semata soal kembali berjualan, melainkan bagaimana pelaku ekonomi kreatif membekali diri dengan pengetahuan dan kesiapan untuk membangun usaha yang lebih tangguh dan berkelanjutan,” kata Anggara Hayun.
Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, Trianta Hadil Khoiri Dairiyawan, menyambut baik kolaborasi lintas sektor tersebut. Dia menilai kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dan mitra sosial menjadi penting karena kebutuhan pemulihan masyarakat tidak dapat ditangani oleh satu pihak.