Program ini menjadi langkah awal dari ekosistem pemulihan usaha yang komprehensif. Pelaku ekraf yang memenuhi kriteria akan dilanjutkan ke tahap kurasi, mentoring, hingga pitching session untuk dihubungkan langsung dengan investor dan lembaga pembiayaan. Seluruh perkembangan bisnis peserta akan dipantau secara berkala guna memastikan efektivitas fasilitasi.
"Pemulihan ekonomi masyarakat membutuhkan kerja bersama lintas pihak, dan inilah contoh nyatanya. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan memberikan dampak yang berarti bagi masyarakat Tapanuli Selatan,” tutur Trianta.
Melalui skema tersebut, Kementerian Ekraf mendorong pelaku ekonomi kreatif Tapanuli Selatan memiliki pengelolaan usaha dan keuangan yang lebih baik, akses terhadap ekosistem pembiayaan yang relevan, serta kesiapan mengembangkan usaha secara berkelanjutan setelah terdampak bencana.