Dengan berkurangnya beban antrean hingga 400 ribu nama tersebut, masa tunggu jemaah untuk berangkat ke Tanah Suci diproyeksikan bakal memendek secara signifikan. Gus Irfan mengestimasi waktu tunggu ideal nantinya bisa ditekan hingga kisaran 15 tahun saja.

"Tahun ini saja kemungkinan yang berangkat adalah mereka yang mendaftar tahun 2014, 2015, 2016. Artinya hanya 15 tahun. Kemungkinan itu akan bisa menjadi standar kita nanti. Tapi kita tetap bekerja keras untuk memastikan itu," pungkas Gus Irfan.