Beberapa ruang kerja sama yang akan ditawarkan antara lain pembukaan tenan (food court), fasilitas pendidikan, co-working, layanan kesehatan, sports center, dan convention hall.

"Sampai pada kegiatan-kegiatan pameran, bazar, branding sponsorship, dan hak penanaman kawasan (naming rights),” ucap Toni.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan yang beragam, membuka kesempatan kerja, serta memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Meskipun demikian, Toni menekankan, pengembangan fungsi komersial tetap harus mendukung fungsi utama terminal sebagai fasilitas pelayanan transportasi bagi masyarakat.

Karena itu, pihaknya mengajak calon investor untuk berperan aktif dalam penyusunan rencana pengembangan kedua proyek sejak tahap awal.

Toni berharap, melalui forum market sounding akan ada masukan terkait konsep mixed use, kebutuhan pasar, lingkup proyek, sumber pendapatan, jangka waktu kerja sama, skema pembiayaan, alokasi risiko, serta standar pelayanan.