Pada pukul 08.51, KN Trisula P.111 menginformasikan bahwa kapal sedang merapat ke posisi KMP Batumandi untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan.
Kepala KSOP Kelas I Banten, Raden Yogie Nugraha, menyampaikan koordinasi dengan VTS Merak, Basarnas, badan usaha pelabuhan, dan unsur terkait lainnya terus diperkuat untuk mendukung penanganan kebakaran serta pemantauan kondisi kapal.
βKoordinasi terus kami perkuat bersama seluruh unsur terkait untuk memastikan proses penanganan berjalan aman dan terkoordinasi, dengan tetap memperhatikan keselamatan personel serta keamanan pelayaran di sekitar lokasi kejadian,β ujar Yogie.
Selain itu, KSOP Kelas I Banten juga mendukung proses pendinginan melalui KN. 333 serta melakukan langkah antisipatif untuk mencegah potensi pencemaran laut melalui pemasangan oil boom di sekitar KMP Batumandi.
Peralatan tersebut dipasang untuk membatasi penyebaran minyak apabila terjadi kebocoran bahan bakar atau minyak pelumas dari kapal, sehingga risiko pencemaran terhadap perairan, ekosistem, biota laut, dan aktivitas masyarakat pesisir dapat diminimalkan.
Untuk mendukung koordinasi dan pemantauan, posko penanganan didirikan di Gedung Sosoro Mall PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Merak.
Posko tersebut menjadi sarana koordinasi bagi unsur terkait dalam memantau perkembangan situasi dan mendukung pelaksanaan langkah-langkah penanganan KMP Batumandi.