Sejumlah kapal dan unsur pendukung turut terlibat dalam penanganan kebakaran dan evakuasi, antara lain KN Trisula P.111, KN Jembio P.125, KN SAR Tetuka, TB Gunung Cipala, TB Avatar Harbour, TB Teluk Jakarta, TB Tirtayasa V, TB Gunung Batur, TB Gunung Santri.

Kemudian TB Karya Pacific 2291, TB Rizaluta Patra 00, TB Ratu Harbour, TB Krakatau IP 01, TB Diasraya VII, KNP 333, KMP Royce 1, KMP Munic 3, KMP SMS Mulawarman, SPOB Samawa, serta BC 9006 dari unsur Bea Cukai.

Kementerian Perhubungan terus memantau perkembangan penanganan KMP Batumandi selama proses pendinginan berlangsung.

Kesiapsiagaan petugas, koordinasi lintas instansi, dan langkah antisipatif terhadap potensi pencemaran laut menjadi bagian dari upaya mendukung penanganan keadaan darurat pelayaran secara aman dan terkoordinasi.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengapresiasi dukungan dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran KMP Batumandi.

Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung penyelesaian penanganan secara optimal sekaligus menjaga keselamatan pelayaran dan kelestarian lingkungan laut di perairan sekitar Merak.