NADIKABAR.COM — Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemeriksaan kelaiklautan terhadap 2.140 kapal. Hal ini dilakukan dalam rangka persiapan penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Plt Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Samsuddin, menegaskan keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan Angkutan Laut Nataru. Karena itu, kesiapan kapal dan kepatuhan terhadap persyaratan keselamatan menjadi perhatian penting sebelum kapal beroperasi melayani masyarakat.
"Dalam penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, keselamatan pelayaran menjadi prioritas yang tidak dapat ditawar. Melalui uji kelaiklautan terhadap 2.140 kapal, kami memastikan aspek keselamatan kapal, pengawakan, pemuatan, serta perlengkapan keselamatan menjadi perhatian utama sebelum kapal beroperasi," ujar Samsuddin dalam keterangan resmi, Sabtu (31/10/2026).
Ia mengatakan Ditjen Perhubungan Laut akan melaksanakan uji kelaiklautan kapal pada 1-30 November 2026. Hal ini seperti yang juga sudah tertuang melalui Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Tahun 2026.
"Kapal yang menjadi sasaran pemeriksaan terdiri atas 511 kapal penumpang, 63 kapal Ro-Ro jarak jauh, 460 kapal Ro-Ro penyeberangan, 162 kapal tradisional, 821 kapal wisata, dan 123 kapal cepat atau High Speed Craft (HSC)," jelas Samsuddin.