EVP Telkom Indonesia Rachmad Dwi Hartanto menekankan pentingnya keamanan dan keandalan sistem jaringan agar integrasi data tidak memicu gangguan pelayanan.

"Rumah sakit membutuhkan sistem digital yang tidak hanya terhubung, tetapi juga aman dan andal. Melalui infrastruktur jaringan, pusat data, dan keamanan informasi, Telkom berkomitmen mendukung keberlangsungan layanan digital RSUD agar dapat menunjang pelayanan kepada masyarakat," kata Rachmad.

Dalam forum yang sama, adopsi teknologi kecerdasan buatan seperti VALID AI dan HELIX buatan ESTRADA turut diperkenalkan untuk membantu audit dokumen klaim serta memantau risiko keuangan rumah sakit.

Direktur Utama ESTRADA Luluk Nurhayati mengingatkan agar pengelola RSUD tidak sekadar menjadikan teknologi sebagai formalitas tanpa memperbaiki mutu pelayanan fisik kepada pasien.

"Teknologi adalah tools bukan tujuan akhir. Yang terpenting adalah bagaimana rumah sakit mampu memberikan pelayanan yang aman dan bermutu, sementara manajemen memiliki informasi yang tepat untuk mengambil keputusan. Pengelolaan pelayanan, operasional, dan keuangan yang baik akan memperkuat kemampuan rumah sakit dalam melayani masyarakat," kata Luluk.