NADIKABAR.COM β Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan penguatan jejaring laboratorium dengan pendekatan hub and spoke serta mendengarkan masukan dari pelanggan dapat meningkatkan efisiensi layanan pemeriksaan dan mendukung mutu penanganan medis.
Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono mengatakan di Jakarta, Rabu, bahwa kecepatan, akurasi, dan mutu pemeriksaan laboratorium harus terus dijaga, sebab layanan diagnostik merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan, mengingat hasil pemeriksaan menjadi dasar untuk mengetahui kondisi kesehatan serta menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Menurutnya, kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga kemampuan penyedia layanan memahami dan menindaklanjuti masukan pengguna. Karena itu, dia pun mendorong Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan (BB Binomika) untuk terus meningkatkan mutu pelayanan laboratorium dengan mendengarkan kebutuhan dan pengalaman pelanggan.
βSecanggih apapun teknologi dan fasilitas yang kita miliki, itu saja tidak cukup untuk menjamin mutu pelayanan. Kita perlu mendengarkan pengalaman pelanggan dan memahami kebutuhan mereka. Masukan pelanggan harus diterima, dianalisis, ditindaklanjuti, dan disampaikan kembali perkembangannya agar mereka tahu bahwa masukannya menghasilkan perubahan,β ujar Dante.