NADIKABAR.COM — Kementerian Kesehatan mengatakan, berupaya memperluas inisiatif vaksinasi HPV ke kelompok dewasa muda, yaitu usia sekitar 21-22 tahun, mulai 2027.

Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan dr. Indri Yogyaswari mengatakan di Jakarta, Kamis, pihaknya sedang mengupayakan hal tersebut ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), karena ada sejumlah hal yang perlu dipersiapkan, seperti penyediaan vaksin, logistik, dan sumber daya manusia.

"Tapi kalau nanti semua sudah oke, disetujui oleh Kementerian Keuangan maupun Bappenas, tahun depan, kita akan menyasar pada usia yang lebih dewasa," katanya.

Indri mengatakan, yang menjadi tantangan dalam penyediaan vaksin untuk dewasa adalah tidak adanya pola praktik terbaik (best practice), tak seperti vaksinasi HPV untuk anak-anak.