NADIKABAR.COM β€” Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan pentingnya perawatan diri (self-care) dan pengobatan mandiri yang bertanggung jawab sebagai pilar utama dalam menjaga kesehatan masyarakat Indonesia.

β€œPerawatan diri ini menjadi pilar utama di Indonesia untuk kesehatan dan kesejahteraan karena kita ingin setiap masyarakat, setiap individu, mereka sadar dan mengambil peran yang lebih aktif dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan mereka," kata Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes Lucia Rizka Andalusia.

Hal ini disampaikan Rizka dalam Konferensi Asia-Pacific Self-Medication Industry (APSMI) Summit di Kabupaten Badung, Bali, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa kesadaran masyarakat untuk mengelola gejala ringan dan menjaga kesejahteraan secara mandiri meningkat pascapandemi COVID-19 serta di tengah isu perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

Untuk mendukung hal tersebut, Kemenkes menerapkan program pemeriksaan kesehatan gratis yang telah menjangkau 70 juta populasi pada tahun 2025 lalu dan menargetkan 130 juta populasi pada tahun ini.

Melalui deteksi dini risiko penyakit tersebut, masyarakat diharapkan dapat memahami status kesehatan dengan lebih baik serta mengambil tindakan pencegahan dan perawatan diri yang tepat.