Dukungan terhadap pendekatan tersebut diwujudkan melalui implementasi program kolaboratif Multi-Stakeholder Forum (MSF) Pengentasan Kemiskinan di tiga desa, yakni Desa Ciseureuheun, Desa Panyingkiran Kidul, dan Desa Karyawangi.
Program tersebut melibatkan pemerintah, lembaga filantropi, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk menyelaraskan berbagai intervensi agar tidak berjalan sendiri-sendiri.
MSF menyiapkan anggaran Rp8,5 miliar untuk ketiga desa melalui skema pembiayaan campuran (blended finance). Program dilaksanakan melalui fase stabilisasi, penguatan, dan kemandirian dengan target mewujudkan desa mandiri pada 2031.