Kegiatan itu melibatkan enam peserta, terdiri atas tiga perwakilan agen perjalanan dan operator tur, satu perwakilan media, serta dua pemengaruh atau influencer dalam negeri.

Rangkaian kegiatan mencakup pertemuan bisnis atau table top business meeting, perjalanan wisata darat Labuan Bajo-Flores, serta aktivitas yoga saat matahari terbenam di kawasan Parapuar.

Bayu mengatakan pengembangan produk wisata yang beragam diharapkan dapat mendorong wisatawan tinggal lebih lama di Labuan Bajo dan Flores, sekaligus memperluas manfaat ekonomi pariwisata bagi masyarakat di berbagai destinasi.