NADIKABAR.COM — Kementerian Pariwisata mendorong budaya menjadi salah satu kekuatan dalam pengembangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian tradisi serta nilai-nilai yang hidup di masyarakat.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, mencontohkan Upacara Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur, Desa Songan, Kintamani, Bali, yang berlangsung sejak 12 Agustus hingga 6 Oktober 2026.
Widiyanti menilai penyelenggaraan upacara ritual sepuluh tahunan tersebut mencerminkan kekuatan pariwisata berbasis budaya yang berkualitas dan berkelanjutan.
"Nilai Tri Hita Karana dalam upacara ini menjadi cerminan jiwa pariwisata Indonesia. Wisatawan datang bukan sekadar menikmati keindahan alam, tetapi juga merasakan budaya yang hidup dan keramahan masyarakatnya," katanya.
Penyelenggaraan upacara tersebut menjadi wujud ketulusan bhakti, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang terus dijaga dan diwariskan secara turun-temurun.