Nilai-nilai Tri Hita Karana yang tercermin dalam upacara tersebut juga menjadi bagian penting dari jiwa pariwisata Indonesia. Budaya yang hidup dan keramahan masyarakat menjadi daya tarik yang memberikan pengalaman bermakna bagi wisatawan sekaligus melengkapi keindahan alam Bali.
Kementerian Pariwisata sendiri, katanya, berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam menjaga kesucian kawasan Gunung dan Danau Batur sekaligus mengembangkan pariwisata berbasis budaya yang lestari serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Kawasan Batur merupakan kawasan warisan alam yang memiliki kekayaan keanekaragaman hayati dan budaya. Batur ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pertama di Indonesia pada 2012 dengan luas kawasan mencapai 36.640 hektare.
Gunung Batur dan Danau Batur memiliki makna mendalam bagi kehidupan masyarakat Bali. Secara teologis, Gunung Batur dimaknai sebagai simbol Purusa, sedangkan Danau Batur sebagai simbol Pradana.
Air yang bersumber dari kawasan Batur memiliki peran penting sebagai sumber kehidupan, kesuburan, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat Bali.