Menurut dia, semangat kolaborasi tanpa sekat ini merefleksikan transformasi cara kerja birokrasi yang lebih cair, humanis, dan adaptif terhadap dinamika zaman.

Pendekatan tersebut tidak hanya meruntuhkan ego sektoral antarlembaga, tetapi juga memastikan penanganan kasus yang kompleks dapat diselesaikan secara komprehensif melalui keterlibatan langsung jajaran manajemen teratas.

"Penanganan kasus memang memerlukan standardisasi awal, tetapi ketika kasusnya kompleks, artinya kita juga perlu kebijakan dan komitmen langsung dari top management," kata Veronica Tan.

Transformasi tata kelola ini diwujudkan melalui konsep open book dan living document. Seluruh sistem kerja, regulasi, dan penanganan kasus dirancang transparan, terbuka, serta terus berkembang menyesuaikan kemajuan zaman, teknologi, kecerdasan buatan, dan kebutuhan masyarakat yang dinamis.

KemenPPPA pun secara rutin menggelar forum pembahasan kasus terpadu setiap hari Kamis sejak 4 Juni lalu.