"Industri perkapalan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, CIMA punya pengaruh yang sangat kuat. Nah, kita berharap ke depan anak-anak kita yang lulus Sekolah Rakyat itu salah satunya nanti kita kerjasamakan dengan CIMA ini," ujarnya.

Dia menegaskan bahwa Kemensos ingin memastikan setiap lulusan Sekolah Rakyat memiliki arah yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan. Pemerintah tidak ingin anak-anak yang telah memperoleh kesempatan bersekolah justru kembali menghadapi kesulitan ekonomi karena tidak memiliki akses terhadap pekerjaan atau pendidikan lanjutan.

"Kita akan bekerja sama dengan berbagai macam pihak supaya anak-anak bisa hilirisasinya jelas. Jangan sampai setelah lulus dari sekolah mereka jatuh miskin lagi karena tidak kerja," ungkap Agus Jabo.

Dalam rencana kolaborasi tersebut, Agus Jabo berharap CIMA dapat membantu menyiapkan jalur penyaluran lulusan Sekolah Rakyat ke sektor kemaritiman. Apalagi, dia mengungkapkan, tidak sedikit murid Sekolah Rakyat yang bercita-cita menjadi pelaut.

Selain itu, Agus Jabo mengatakan Kemensos siap mendukung pemenuhan persyaratan yang dibutuhkan agar para lulusan Sekolah Rakyat dapat mengikuti pendidikan vokasi atau pelatihan sesuai dengan kebutuhan industri.

"Prinsipnya, syarat-syarat yang dibutuhkan untuk menjadi tenaga kerja di sektor kemaritiman sudah kita siapkan. Yang penting CIMA bantu salurkan," ujarnya.