Selain mendorong standardisasi teknologi di tingkat kementerian, Kemensos juga mengoptimalkan program pelatihan pemberdayaan berbasis asesmen bagi penyandang disabilitas netra.

Saifullah menambahkan, pihaknya menjalin komunikasi berkelanjutan dengan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) guna merumuskan modul pelatihan penggunaan fitur digital yang paling relevan dan sesuai dengan kebutuhan para penyintas di lapangan.