"Semua harus satu padu. Ini akan menunjukkan keadilan dan kebersamaan republik ini. Kita singkirkan perbedaan dan konsentrasi di sini. Karena ini merupakan basis luar biasa, dan game changer untuk pemerintahan Presiden Prabowo. Saya kira sukses besar dari pemerintahan ini, kalau ini bisa kita tuntaskan," katanya.

Pemerintah menyiapkan Perlinsos Digital sebagai sarana registrasi calon penerima bantuan sosial tahun 2027, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Masyarakat dapat mendaftar melalui perlinsos.kemensos.go.id dan menjalani proses verifikasi serta penilaian kelayakan sesuai ketentuan.

Registrasi tidak otomatis langsung menjamin seseorang akan menerima bansos. Hal ini karena penetapan penerima bergantung pada hasil verifikasi data dan persyaratan yang berlaku.

Melalui Perlinsos Digital, pemerintah juga mendorong pemutakhiran DTSEN agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran. Pada akhir 2026, pemerintah menargetkan jumlah pendaftar mencapai 50 juta. Target ini dapat dicapai melalui gotong royong, perluasan sosialisasi, dan pelibatan instansi pemerintah dan masyarakat.

Karena itu, pemerintah menggandeng pendamping PKH, pengurus RT/RW, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk berpartisipasi melalui gerakan #PeduliTetangga dengan menjadi Agen Perlinsos. Mereka dapat membantu warga yang kesulitan melakukan registrasi secara mandiri, terutama lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat dengan keterbatasan akses teknologi. Pendaftar perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP, nomor meter listrik PLN, serta mengikuti proses verifikasi wajah.

Sebagai tambahan, RTM turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Sutanto, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Nugroho Sulistyo Budi.

Hadir pula Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, serta para jajaran pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama berbagai kementerian/lembaga.