Sementara itu, Direktur Utama SGN Mahmudi mengatakan penguatan sektor hulu menjadi bagian penting dalam membangun industri gula yang berdaya saing karena kualitas bahan baku dari perkebunan sangat menentukan hasil produksi di pabrik gula.

Ia menyebutkan peningkatan produktivitas perlu dilakukan secara terintegrasi melalui peremajaan tanaman, penggunaan varietas unggul, penerapan budidaya yang lebih baik, serta pendampingan dan penguatan kemitraan dengan petani.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap peningkatan produksi tebu di Klaten dapat memperkuat pasokan bahan baku industri gula sekaligus mendukung upaya mewujudkan swasembada gula nasional.