NADIKABAR.COM — Kementerian Pertanian mendorong peningkatan produktivitas perkebunan tebu di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, melalui program bongkar ratoon atau peremajaan tanaman guna mengembalikan daerah tersebut sebagai sentra produksi gula nasional.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Heru Tri Widarto mengatakan Klaten memiliki sejarah panjang dalam industri pergulaan Indonesia, bahkan pernah menjadi salah satu pusat produksi gula terbesar dengan dukungan sembilan pabrik gula.

"Dahulu, di Klaten terdapat sembilan pabrik gula dan wilayah ini pernah menjadi salah satu pusat produksi gula terbesar di Indonesia, tetapi seiring berjalannya waktu kejayaan tersebut perlahan memudar," katanya dalam rilis PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), yang diterima di Surabaya, Jatim, Senin.

Menurut dia, program bongkar ratoon menjadi salah satu upaya untuk memperbaiki produktivitas tanaman tebu yang sudah mengalami penurunan hasil, sehingga mampu menghasilkan bahan baku berkualitas bagi industri gula.