NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan percepatan luas tambah tanam pada November 2026 hingga Maret 2027 dengan memperhatikan kondisi iklim, terutama di Lampung dan Sumatera Selatan.
Dia menyampaikan langkah tersebut merupakan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk menjaga kesinambungan produksi pangan dengan menyesuaikan kegiatan penanaman terhadap ketersediaan air dan perubahan musim.
"Kami sudah punya arahan dari Bapak Mentan untuk melaksanakan strategi luas tambah tanam, kami genjot," kata Saleh dalam Rembuk Nasional ke-3 Pemuda Indonesia di Jakarta, Sabtu.
Dia menyebut Lampung dan Sumatera Selatan sebagai dua wilayah yang akan menjadi perhatian dalam pelaksanaan percepatan luas tanam tersebut.
Menurut dia, peningkatan luas tanam tidak dapat dilakukan tanpa mempertimbangkan kondisi alam, terutama ketika perubahan iklim memengaruhi ketersediaan air bagi kegiatan pertanian.
"Strategi untuk meningkatkan kedaulatan pangan itu, kami tidak boleh melawan alam," ujarnya.
Karena itu, Kementan akan menyesuaikan kegiatan penanaman dengan perkembangan musim sepanjang November 2026 hingga Maret 2027, termasuk dengan mengajak kelompok pelaksana pertanian di lapangan.
"Oleh karenanya, bulan November sampai dengan Maret, saya mengundang teman-teman yang tergabung dalam brigade pangan, brigade milenial, untuk sama-sama meningkatkan luas tambah tanam," katanya.