NADIKABAR.COM — Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian menargetkan gerakan tanam padi serempak seluas 3.000 hektare di seluruh Indonesia, untuk mempercepat realisasi luas tambah tanam (LTT) pada musim hujan 2026.

Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu, mengatakan kegiatan tersebut dipusatkan di Kuningan dan dilaksanakan secara serentak di 14 provinsi.

"Tanam serempak hari ini dari seluruh Indonesia berpusat dari Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat dan kemudian kita juga melaksanakan kegiatan ini serentak di 14 provinsi," katanya.

Ia menyebutkan target LTT nasional saat ini sekitar dua juta hektare, sedangkan realisasinya masih kurang dari 10 persen, sehingga percepatan penanaman perlu dilakukan seiring datangnya musim hujan.

Menurut dia, ketersediaan air pada awal musim hujan menjadi peluang untuk mempercepat penanaman dengan melibatkan petani, penyuluh, serta seluruh pihak yang bekerja di lapangan.

BPPSDMP, kata dia, memilih Kabupaten Kuningan sebagai lokasi kegiatan karena daerah tersebut memiliki lahan optimalisasi lahan (opla), cetak sawah, serta kelembagaan Brigadir Pangan yang telah dibentuk untuk mendukung percepatan tanam.