Museum Bing Slamet menghadirkan delapan area yang menceritakan perjalanan hidup sang maestro, mulai dari masa kecil, musik, lawak, film, memori keluarga, jejaring seniman, perjuangan kemerdekaan, hingga ruang apresiasi masyarakat.
Koleksi yang ditampilkan antara lain gitar, piringan hitam, piagam penghargaan, foto keluarga, surat pribadi, pakaian, serta berbagai memorabilia Bing Slamet.
Museum juga menyajikan sejumlah ruang autentik rumah Bing Slamet yang dipertahankan sebagai bagian dari narasi museum, sejumlah media interaktif turut dihadirkan, seperti radio lama, headphone bergaya vintage, AI photo booth, dubbing suara, hingga peta digital Jakarta tempo dulu.
Pendekatan tersebut dirancang agar generasi muda dapat mengenal sejarah melalui pengalaman yang interaktif dan partisipatif.