NADIKABAR.COM β Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengungkapkan, pembangunan 7.952 unit hunian tetap (Huntap) pasca bencana di tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara dalam proses pengerjaan.
"Kalau dari sisi Huntap sebanyak 7.952 unit sedang dikerjakan sekarang. Tadi juga kita sudah rapat progres dengan dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pasca bencana Alam di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat. Semua sudah dikerjakan," ujar Plt. Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP Teddy Paul H. Siagian di Jakarta, Senin.
βTeddy mengatakan bahwa untuk pengerjaan Huntap di Sumatera Utara dan Sumatera Bencana tidak mengalami kendala, namun pembangunan menghadapi tantangan cuaca di Aceh yakni intensitas hujan serta mulai adanya luapan air sungai.
"Kalau lokasi kita semua aman. Lokasi kita semua aman karena lokasi kita sudah dikaji oleh Badan Geologi. Yang memang menjadi problem itu aksesnya. Aksesnya itu yang menjadi problem. Jadi memang yang bisa ditangani sendiri oleh teman-teman di Balai Satuan Kerja (Satker) terkait dengan misalnya jalan longsor atau ada jembatan yang bermasalah, kalau bisa ditangani, langsung ditangani. Tapi kalau memang kerusakannya cukup besar, kami selalu koordinasi dengan posko satgas," katanya.