Ruang lingkup pekerjaan meliputi penyiapan lahan, pemasangan tiang pancang, pengecoran fondasi dan pile cap, pembangunan struktur atas, pekerjaan arsitektur, pemasangan sistem MEP, hingga pengujian dan commissioning.

"Seluruh tahapan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bangunan memenuhi persyaratan teknis dan kelayakan sebelum dimanfaatkan," ujar Ari.

Pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny dilaksanakan di atas lahan seluas 4.100 meter persegi.

Pekerjaan konstruksi dimulai pada Desember 2025 dan kini memasuki tahap akhir dengan progres konstruksi yang telah mencapai 98,77 persen.

Kementerian PU menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada Desember 2026, sehingga fasilitas pendidikan, asrama, dan masjid yang dibangun dapat segera dimanfaatkan sesuai peruntukannya.