NADIKABAR.COM — Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mengunjungi pusat penelitian pertanian padi nasional China atau China National Rice Research Institute (CNRRI). Kementrans menggandeng pusat riset China ini untuk meningkatkan hasil pertanian di wilayah transmigrasi Papua.

Saat tiba di Kantor Pusat China National Rice Research Institute di Hangzhou, China, Jumat (16/10/2026), delegasi Kementrans diajak berkeliling kawasan. Pihak CNRRI memberikan penjelasan singkat mengenai sejarah berdirinya pusat penelitian ini.

CNRRI yang berlokasi di Hangzhou, Provinsi Zhejiang ini berada di bawah naungan Chinese Academy of Agricultural Sciences (CAAS) dan Pemerintah Provinsi Zhejiang. Pendirian CNRRI disetujui oleh Dewan Negara China pada Juni 1981 dan resmi diresmikan pada Oktober 1989.

CNRRI melakukan penelitian meliputi pengembangan varietas padi berproduktivitas tinggi dan tahan terhadap hama, penelitian genetika dan bioteknologi, pengembangan teknologi budidaya yang efisien dan ramah lingkungan, serta peningkatan kualitas beras.

Delegasi Kementrans yang dipimpin oleh Staf Khusus Menteri Bidang Transformasi Digital Yoyo Budianto kemudian diajak ke area sawah milik pusat penelitian ini. Di lokasi, petugas menjelaskan seluruh tahapan proses, mulai dari penanaman padi, pemupukan, hingga panen.

Proses penanaman hingga panen dilakukan menggunakan teknologi modern. Bibit dikembangkan secara khusus menggunakan media tanam yang telah diteliti.

Penanaman padi dilakukan menggunakan mesin. Di lokasi juga diperlihatkan penyemprotan padi menggunakan drone. Padi juga dipanen menggunakan mesin.