Ia menekankan bahwa berlatih berpikir kritis adalah faktor penting yang akan menentukan kesuksesan generasi muda di masa depan.

"Memang mudah menggunakan jawaban dari AI, tapi jangan semata-mata AI yang menjadi rujukan satu-satunya," tegasnya.

Selain mengajak menggunakan AI dengan bijak, dalam kesempatan tersebut Fifi juga menyampaikan langkah pemerintah dalam melindungi anak-anak di ruang digital melalui PP Tunas.

Fifi mengatakan kebijakan ini bertujuan agar anak dapat lebih fokus pada tugas utamanya, yakni belajar, serta membangun interaksi sosial yang sehat dengan orang-orang di sekitarnya.