Menanggapi dugaan pembatasan informasi yang terjadi di media sosial atas isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di media sosial, Kemkomdigi menyatakan tidak pernah meminta platform digital menurunkan atau membatasi konten mengenai karhutla.
βInformasi mengenai karhutla yang disampaikan masyarakat itu sangat penting sebagai masukan bagi pemerintah dalam mendukung upaya penanganan di lapangan,β ujar Mediodecci.
Justru atas dugaan tersebut, Kemkomdigi mendorong platform memberikan penjelasan yang transparan apabila masyarakat sebagai pengguna mengalami pembatasan jangkauan konten, termasuk ketika pembatasan tersebut berkaitan dengan penerapan pedoman komunitas atau sistem rekomendasi algoritmik.
Atas ramainya mengenai jawaban AI generatif Meta AI yang dikaitkan dengan dugaan pembatasan konten karhutla, Kemkomdigi juga telah meminta klarifikasi kepada Meta.
Mediodecci menjelaskan bahwa jawaban yang dihasilkan chatbot AI tidak dapat langsung dianggap sebagai pernyataan resmi perusahaan, apalagi dijadikan bukti adanya instruksi pemerintah tanpa dokumen atau konfirmasi yang dapat diverifikasi.
Teknologi AI dapat menghasilkan informasi yang terdengar meyakinkan meskipun tidak didukung fakta yang akurat. Fenomena tersebut dikenal sebagai halusinasi AI.
Kemkomdigi mengajak masyarakat menerapkan prinsip trust but verify, yakni memanfaatkan AI secara kritis dengan memeriksa sumber, membandingkan informasi, dan tidak langsung menyebarkan jawaban AI yang belum terkonfirmasi.
Adapun dalam hal transparansi algoritma dan AI, sebenarnya hal ini telah diingatkan Kemkomdigi kepada para pengembang AI di Indonesia lewat Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 9 Tahun 2023 tentang Etika Kecerdasan Artifisial.
Pedoman tersebut menekankan pentingnya transparansi, keamanan, kredibilitas, akuntabilitas, dan pelindungan hak pengguna dalam pengembangan serta pemanfaatan teknologi AI.
Pemerintah juga tengah menyiapkan penguatan tata kelola AI nasional melalui rancangan Peraturan Presiden tentang Etika AI dan Peta Jalan AI Nasional 2026β2029.